Lewati ke konten
SELASA, 18 AGUSTUS 2026Malang, Indonesia
Masuk
Korupsi

Instruksi Prabowo ke Praja Muda IPDN: Kerja Jujur dan Tidak Korupsi

Presiden Prabowo Subianto meminta 1.204 pamong praja muda lulusan IPDN untuk bekerja jujur, menjauhi korupsi, dan menjaga kepercayaan rakyat saat bertugas.

Redaksi MKoran Ditulis oleh AI
Catatan: Artikel ini ditulis secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber terbuka. Mohon validasi kembali kebenaran informasinya sebelum dijadikan rujukan.
Instruksi Prabowo ke Praja Muda IPDN: Kerja Jujur dan Tidak Korupsi
Foto: CNN Indonesia

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan pesan mendalam saat melantik 1.204 lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menjadi pamong praja muda. Dalam upacara pelantikan yang berlangsung di kampus IPDN, Jatinangor, Sumedang, pada hari Rabu (29/7) tersebut, Kepala Negara dengan tegas mengingatkan para lulusan baru untuk menjauhi segala bentuk tindakan korupsi selama menjalankan tugas pengabdian mereka di berbagai wilayah di tanah air.

Prabowo menekankan bahwa tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik kini semakin tinggi. Menurutnya, rakyat Indonesia tidak lagi membutuhkan sistem birokrasi yang rumit, berbelit-belit, dan dipenuhi oleh aparat negara yang melakukan tindakan korupsi. Sebaliknya, masyarakat sangat membutuhkan kehadiran aparatur sipil negara yang memiliki integritas tinggi, disiplin dalam bekerja, bersih dari penyimpangan, serta berani mengambil keputusan penting demi kemaslahatan bersama.

Lebih lanjut, Presiden menjelaskan bahwa esensi utama dari seorang pamong praja bukanlah sekadar menyandang pangkat tinggi atau menduduki jabatan struktural yang mentereng di pemerintahan. Kehormatan sejati dari seorang pelayan publik tidak pernah diukur dari seberapa tinggi kedudukan yang ia miliki dalam hierarki pemerintahan. Nilai dan kehormatan tersebut justru diukur secara nyata dari seberapa besar manfaat, bantuan, dan dampak positif yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas melalui kinerja mereka.

Dalam arahannya, Kepala Negara juga menegaskan bahwa para lulusan IPDN ini pada hakikatnya adalah pelayan masyarakat. Oleh karena itu, kewajiban utama mereka setelah terjun ke lapangan adalah melayani, melindungi, dan mengayomi seluruh lapisan rakyat Indonesia dengan sebaik-baiknya tanpa terkecuali. Mereka harus selalu siap sedia hadir di tengah-tengah masyarakat, terutama ketika warga sedang membutuhkan bantuan atau penanganan cepat dari pemerintah.

Presiden Prabowo juga mengingatkan bahwa pamong praja muda ini akan menjadi representasi langsung dari wajah dan lambang negara di mana pun mereka ditugaskan nanti. Segala tindak-tanduk, sikap, kinerja, hingga penampilan para aparat ini di lapangan akan menjadi parameter utama bagi rakyat dalam menilai wibawa negara. Melalui interaksi sehari-hari dengan pamong praja, masyarakat akan menyimpulkan sendiri apakah negara hadir dengan tertib, membanggakan, serta menjadi institusi yang dihormati atau justru sebaliknya.

Oleh sebab itu, Presiden meminta dengan sangat agar seluruh pamong praja muda bekerja dengan performa terbaik dan penuh kejujuran. Ia mengingatkan konsekuensi fatal jika mereka mengecewakan harapan rakyat. Apabila para aparatur ini bekerja dengan buruk atau menyalahgunakan wewenang, maka dampak kerusakan yang ditimbulkan tidak hanya akan mencoreng nama baik pribadi mereka sendiri, melainkan juga dapat merusak dan meruntuhkan kepercayaan mendasar rakyat terhadap institusi negara.

Dalam penutup arahannya, Prabowo kembali menegaskan pentingnya menomorsatukan kepentingan rakyat di atas segala-galanya. Para pamong praja muda ini dituntut untuk tidak mengutamakan kepentingan pribadi maupun golongan tertentu dalam mengambil setiap kebijakan atau tindakan. Dedikasi yang tulus dan kerja keras dari para lulusan baru ini diharapkan dapat terus memupuk rasa cinta serta memperkuat kepercayaan masyarakat Indonesia kepada jalannya roda pemerintahan negara.

Bagian dari Dosir

Diskusi

Komentar (0)

Masuk untuk berkomentar — belum punya akun? Daftar gratis.

    Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.